Sabtu, 19 April 2014

Romantis memang bisa melihat salju turun didepan mata kita. Apalagi ketika kita sedang bersama orang terkasih, hehe. Salju merupakan air yang jatuh dari awan berupa uap air yang membeku dan jatuh seperti hujan. (wikipedia).
Salju memiliki bermacam macam bentuk kristal ada 16 bentuk
1. Prisma
http://hermawayne.blogspot.comBentuk ini adalah bentuk yang paling dasar dari salju. Bentuk prisma ini sangat tipis sehingga sangat sulit untuk dilihat oleh mata. Bentuknya mirip dengan pensil kayu.
2. Stellar Plateshttp://hermawayne.blogspot.comBentuknya Kepingan salju tipis yang menyerupai piring dengan luas 6 lengannya menyerupai bintang. Biasanya dihiasi dengan tanda-tanda simetris. Terbentuk ketika suhu sudah mendekati -2 C (28 F) atau -15 C (5F) morfologi kristal salju diagram.
3. Sectored Plateshttp://hermawayne.blogspot.comKhas pegunungan yang mengarah ke sudut-sudut yang berdekatan antara prisma segi. Sisi-sisinya terbagi dalam 6 bagian yang sama besar.
4. Stellar Dendriteshttp://hermawayne.blogspot.comDendrit artinya “seperti pohon”, jadi bintang dendrit adalah pelat kristal salju yang memiliki cabang-cabang. Ukurannya cukup besar, dengan diameter 2-4 mm. Kristal ini mudah dilihat dengan mata telanjang
5. Fernlike Stellar Dendriteshttp://hermawayne.blogspot.comBentuknya menyerupai pakis. Kristal salju ini adalah kristal salju terbesar dengan ukuran 5 mm atau lebih.
6. Hollow Columnshttp://hermawayne.blogspot.comBerbentuk tabung dengan lubang kerucut di dalamnya. Bentuknya kecil sehingga membutuhkan kaca pembesar untuk melihatnya.
7. Needleshttp://hermawayne.blogspot.comKristal es yang terbentuk pada suhu 5 C (23 F). Jika kita lihat dengan mata telanjang akan menyerupai rambut uban yang berukuran kecil.
8. Capped Columnshttp://hermawayne.blogspot.comKristal ini adalah perubahan dari kristal-kristal sebelumnya. Sangat sulit ditemukan saat hujan salju. Tapi, kita bisa menemukannya jika kita memang mencarinya dengan serius.
9. Double Plateshttp://hermawayne.blogspot.comPerubahan dari Capped Columns yang tingginya menyusut oleh keadaan suhu. Jarang ditemukan, kecuali kita mencarinya dengan seksama.
10. Split Plates and Starshttp://hermawayne.blogspot.comKristal ini adalah perubahan dari Double Plates. Bentuknya terlihat seperti 2 kristal es yang mengalami penggabungan.
11. Triangular Crystalshttp://hermawayne.blogspot.comKristal es dengan bentuk hampir menyerupai segitiga, tapi tetap dengan 6 sisi. Biasanya terjadi pada suhu -2 C (28 F). Tapi pada kenyataannya sangat jarang terjadi.
12. Sided Snowflakeshttp://hermawayne.blogspot.comKristal ini berbentuk twinning (kristal kembar). Kristal ini sangat jarang, tapi terkadang salju turun hanya membawanya sedikit.
13. Bullet Rosetteshttp://hermawayne.blogspot.comNukleasi butir es yang menghasilkan beberapa kristal dan terbentuk secara acak. Kadang-kadang menghasilkan kolom-kolom yang unik. Jika bentuk ini terpotong, akan menghasilkan peluru-peluru berbentuk kristal.
14. Radiating Dendriteshttp://hermawayne.blogspot.comKetika Polykristal terbentuk, biasanya juga membentuk kristal salju ini, dan memiliki cabang-cabang yang lebih banyak dari jenis dendrit lainnya.
15. Rimed Crystalshttp://hermawayne.blogspot.comBentuk ini yaitu bentuk dimana kristal-kristal salju di dalamnya masih terdapat butiran-butiran air
16. Irregular Crystalshttp://hermawayne.blogspot.com Salju ini sulit diidentifikasi karena bentuknya sudah tidak beraturan lagi. Biasanya mereka saling berkelompok dengan bentuk-bentuk yang tidak sempurna lagi
(Sumber:http://hermawayne.blogspot.com/2011/03/17-macam-bentuk-salju.html)Sedangkan ini adalah bentuk foto dari kristal salju, bisa dilihat disini. Mungkin masih banyak kristal salju yang lebih rumit dan indah. Sejatinya beradasrkan penelitian Kenneth Libbrecht, Profesor Fisika di Institut Teknologi California ada dua hal yang mempengaruhi mengapa salju memiliki banyak bentuk kristal. Yaitu suhu dan kelembaban. Dalam penelitiannyaia telah mengamati bahwa pola butiran salju paling rumit bisa terbentuk ketika ada kelembaban di udara. Sedngkan butiran salju yang terbentuk dalam kondisi kering cenderung memiliki bentuk sederhana. Suhu juga memiliki dampak yang besar terhadap pembentukan butiran saljuButiran salju yang memiliki bentuk piring kristal sederhana dan kolom terbentuk pada suhu di bawah - 22 derajat Celcius (7,6 derajat Fahrenheit) sedangkan butiran salju dengan polapercabangan yang luas terbentuk dalam suhu hangat.
Posted by Unknown On 05.47 No comments READ FULL POST
Semester 6, tiada hari tanpa tugas. Setiap minggu selalu ada tugas. Ini mungkin ya pedes pedesnya cabai. Semester 6, waktu dimana lebih memilih kuliah daripada kuliah kosong dan dapat tugas. Mungkin dulu pas masih semster kecil, kuliah kosong adalah suatu hal yang menggembirakan, tugas paling tinggal ngopi punya temen. Tapi sekarang, disaat semester 6 ini, semua berubah. Tugas benar-benar harus dari pemikiran sendiri. Murni itu adalah hasil kita sendiri. Itu yang kadang membuat tugas agak terasa berat. Semester 6, dimana untuk mahasiswa kependidikan harus banyak-banyak latihan membuat silabus, RPP, dan perangkat pembelajaran lain. Sesuatu yang harus dibayangkan, berimajinasi seolah-olah sudah menjadi seorang guru.
Selain tugas membuat perangkat pembelajaran, masih pula disibukkan dengan laporan yang harus tulis tangan. Pretest praktikum setiap dua minggu sekali. Dan pretest itupun soalnya jauh dari yang ada pada diktat. Membuat saya berfikir, apa gunanya diktat yang harus kami beli? Oh iya, diktat hanya untuk petunjuk praktikum saja. Lalu bagaimana kami belajar untuk pretest? Kalau diktat yang menjadi satu satunya sumber pegangan bagi kami untuk matakuliah praktikum tak satupun bahasan dalam diktat yang keluar. Yeah, nanti kalau saya menjadi guru tidak akan membuat hal seperti ini. Karena bisa jadi membuat siswa malas untuk belajar. Hehehe. Belum lagi proposal penelitian yang harus saya siapkan. Setidaknya ada doa proposal penelitian yang harus saya siapkan. Mencari dan membaca jurnal adalah makanan sehari hari kupikir.
Oke, tugas adalah salah satu hal paling setia bagi kami, bahkan tidak hanya kami yang sedang menempuh pendidikan, tapi juga bagi mereka yang sudah bekerja, tugas tidak mungkin lepas dari kami.
Semester 6, waktu dimana saya harus banyak berhuungan dengan sekolah. Keluar masuk sekolah untuk observasi. Bertemu dengan murid, guru dan pejabat sekolah. Semester 6 juga membuta saya harus berani berbicara dengan orang yang lebuh tua seperti guru dan dosen. Betapa pentingnya pengetahuan dan seni berbahasa dalam hal ini. Bahasan kami (Guru dan saya) sudah tidak hanya tentang bagaimana cara menjawab soal. tapi bagaimana mengatasi siswa, bagaimana mengajar yang baik, metode dan media apa yang tepat untuk materi tertentu. Iya, saya pun harus dituntut dewasa. Dewasa dalam pemikiran, perilaku dan pengetahuan. :D
Dan saya pun berharap agar semester 6 ini diberi kelancaran untuk mengatasi semua masalah yang ada. Aamiin
Posted by Unknown On 04.50 No comments READ FULL POST

Jumat, 27 Desember 2013

Karbohidrat atau Hidrat Arang adalah suatu zat gizi yang fungsi utamanya sebagai penghasil enersi, dimana setiap gramnya menghasilkan 4 kalori. Walaupun lemak menghasilkan enersi lebih besar, namun karbohidrat lebih banyak di konsumsi sehari-hari sebagai bahan makanan pokok, terutama pada negara sedang berkembang. Di negara sedang berkembang karbohidrat dikonsumsi sekitar 70-80% dari total kalori, bahkan pada daerah-daerah miskin bisa mencapai 90%. Sedangkan pada negara maju karbohidrat dikonsumsi hanya sekitar 40-60%.
Karbohidrat dibedakan berdasarkan susunan molekulnya. Pada dasarnya molekul karbohidrat terdiri atas unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O) dengan rumus molekul CH2O. Molekul karbohidrat ada yang tersusun dalam bentuk sederhana dan dalam bentuk kompleks. Berdasarkan susunan molekulnya, karbohidrat dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu monosakarida, oligosakarida dan polisakarida. Berikut ini adalah jenis-jenis atau macam-macam Karbohidrat berdasarkan  susunan molekulnya.
Untuk memudahkan pembelajaran mengenai karbohidrat dapat kita gunakan animasi flash yang dapat dilihat DISINI

Posted by Unknown On 21.10 No comments READ FULL POST



MarvinSketch adalah software kimia hanya untuk visualisasi rumus struktur kimia yang gratis, bisa dijalankan di sistem operasi Windows dan Linux juga MacOS. Banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari MarvinSketch untuk pengajaran kimia. Gambar dan animasi molekul dapat dibuat dengan mudah. Selanjutnya dapat disisipkan dalam media pembelajaran kimia. 
Untuk pembelajaran kimia di tingkat sma keberadaan software semacam ini sangat membantu guru dalam memvisualkan struktur molekul dari sebuah senyawa. Visualisasi ini dapat dibuat 3 dimensi dapat diputar serta menunjukkan sifat fisika dari molekul.
untuk mencoba aplikasi tersebut bisa diunduh melalui ini DOWNLOAD

Posted by Unknown On 20.47 No comments READ FULL POST

Jmol merupakan 3D viewer for chemical structures yang berbasis java.  Selain gratis aplikasi ini kompetabel dengan os windows, mac OS X dan linux/unix. Software jmol ini tidak membutukkan persyaratan komputer yang spesifikasinya tinggi, yang penting komputer yang digunakan support dengan java 1.4 keatas. Tutorial instalasi untuk masing-masing sistem operasinya bisa di lihat disitusnya Jmol.com
Fitur yag ditawarkan antara lain :
  • Membaca berbagai jenis file dan output dari program kimia kuantum, dan animasi file multi-frame.
  • JmolApplet adalah applet web browser yang dapat diintegrasikan ke dalam halaman situs.
  • Aplikasi Jmol adalah aplikasi Java standalone yang berjalan di desktop.
  • JmolViewer merupakan seperangkat alat yang dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi Java lainnya
untuk mengunduh aplikasinya bisa dengan klik ini DOWNLOAD


Posted by Unknown On 20.29 No comments READ FULL POST

Senin, 23 Desember 2013

Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul padamusim hujan di mana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan biasanya disebut kilat yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar sering disebut guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaanantara kecepatan suara dan kecepatan cahaya, FYI  kecepatan cahaya jauh lebih cepat dari kecepatan bunyai. Petir juga dapat terjadi dari awan ke awan (intercloud), dimana salah satu awan bermuatan negatif danawan lainnya bermuatan positif. Petir terjadi karena ada perbedaan potensial antara awan dan bumi atau dengan awan lainnya. Proses terjadinya muatan pada awan karena dia bergerak terus menerus secara teratur, dan selama pergerakannya dia akan berinteraksi dengan awan lainnya sehingga muatan negatif akan berkumpul pada salah satu sisi (atas atau bawah), sedangkan muatan positif berkumpul pada sisi sebaliknya. Jika perbedaan potensial antara awan dan bumi cukup besar, maka akan terjadi pembuangan muatan negatif (elektron) dari awan ke bumi atau sebaliknya untuk mencapai kesetimbangan. Pada proses pembuangan muatan ini, media yang dilalui elektron adalah udara. Padasaat electron mampu menembus ambang batas isolasi udara inilah terjadi ledakan suara. Petir lebih sering terjadi pada musim hujan, karena pada keadaan tersebut udara mengandung kadar air yang lebih tinggi sehingga daya isolasinya turun dan arus lebih mudah mengalir. Karena ada awan bermuatan negatif dan awan bermuatan positif, maka petir juga bisa terjadi antar awan yang berbeda muatan. Jadi pada dasarnya, petir terjadi karena adanya proses perpindahan elektron. Jika electron berpindah dar A menuju ke B maka terjadi aliran listrik dari B ke A. aliran listrik inilah yang menjadi PETIR.


Posted by Unknown On 22.35 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Labels